Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
Breaking News Memuat berita...

Laka Tambang Telan Korban, Tragedi di Pemali Kembali Sorot Keselamatan Kerja


Bangaka-Kecelakaan kerja di area pertambanga kembali terjadi di wilayah Pemali, menambah daftar panjang tragedi di sektor tambang. Longsor yang terjadi di lokasi aktivitas penambangan menyebabkan tujuh pekerja tertimbun material tanah bersama satu unit alat berat.

Informasi terkini dari lapangan menyebutkan, tiga pekerja telah berhasil ditemukan, sementara empat lainnya masih dalam proses pencarian. Proses evakuasi hingga kini terus dilakukan, namun menghadapi kendala serius akibat ketebalan material longsor dan kondisi tanah yang labil, yang berpotensi memicu longsor susulan.

Diketahui, seluruh pekerja yang menjadi korban merupakan tenaga kerja asal Pulau Jawa. Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi terkait status kerja para korban, jaminan keselamatan, maupun perlindungan yang diberikan oleh pihak pengelola tambang. Identitas korban juga belum diumumkan secara terbuka.

Peristiwa ini kembali memunculkan pertanyaan tentang penerapan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan di lokasi tambang. Aktivitas alat berat yang beroperasi di area lubang dengan struktur tanah rawan dinilai memiliki risiko tinggi, terlebih tanpa pengamanan teknis yang memadai.

Sampai berita ini diturunkan, pemilik tambang maupun pihak pengelola belum memberikan pernyataan resmi, sementara aparat terkait masih melakukan pendataan dan pengumpulan informasi di lapangan. Minimnya transparansi pascakejadian menambah sorotan publik terhadap lemahnya pengawasan aktivitas pertambangan.

Tragedi di Pemali ini kembali menjadi pengingat bahwa kecelakaan tambang bukan sekadar peristiwa tunggal, melainkan persoalan serius yang terus berulang. Tanpa evaluasi menyeluruh dan penegakan keselamatan kerja yang tegas, risiko serupa dikhawatirkan akan kembali menelan korban di kemudian hari. Tim mpp
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak