Bangka- Pada tahun 2026, Desa Kapuk yang terletak di Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, memasuki babak baru dalam perkembangan ekonomi lokalnya dengan pelaksanaan acara peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Acara yang penuh makna ini menjadi bukti komitmen bersama seluruh komponen masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga desa.
Sebagai tuan rumah, Kepala Desa Kapuk Bapak Sukirman turut hadir dan menjadi salah satu tokoh utama dalam kegiatan yang diselenggarakan di lokasi pembangunan yang telah disiapkan secara matang. Dalam sambutannya, Bapak Sukirman menyampaikan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih merupakan wujud nyata dari upaya bersama untuk menggerakkan potensi ekonomi lokal yang selama ini belum teroptimalkan secara maksimal. "Kami berharap koperasi ini dapat menjadi tempat berkumpulnya ide-ide kreatif dan usaha produktif dari warga Desa Kapuk, sehingga kita tidak perlu lagi bergantung pada pasar luar untuk memasarkan hasil kerja tangan dan hasil bumi desa kita," ujarnya dengan penuh semangat.
Konsep nama "Merah Putih" pada koperasi ini juga memiliki makna yang mendalam, di mana warna merah melambangkan semangat juang dan semangat kerja keras masyarakat, sedangkan warna putih melambangkan kebersihan niat dan kejujuran dalam mengelola usaha bersama untuk kemakmuran bersama seluruh warga desa. Selain itu, nama tersebut juga diharapkan dapat memperkuat rasa cinta tanah air dan kesatuan yang erat antarwarga Desa Kapuk.
Kegiatan yang diadakan dengan suasana yang khidmat dan meriah ini tidak hanya dihadiri oleh pihak pemerintah desa, melainkan juga berbagai elemen penting yang menunjukkan dukungan penuh terhadap program pembangunan ekonomi desa ini. Berikut adalah daftar seluruh pihak yang turut hadir dalam acara bersejarah tersebut:
1. Danramil 01/SLT Kodim 0413/BKA, Mayor CKE Bagyo Santoso – Sebagai perwakilan dari TNI, beliau menyampaikan bahwa pembangunan koperasi desa merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung program pembangunan nasional di tingkat pedesaan. Beliau juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk saling bekerja sama dan menjaga keamanan serta ketertiban selama proses pembangunan berlangsung.
2. Kepala Desa Kapuk, Bapak Sukirman – Sebagai pemimpin desa, beliau menjadi koordinator utama dalam penyelenggaraan acara dan akan terus mengawasi perkembangan pembangunan koperasi hingga selesai dan siap beroperasi.
3. Sekretaris Desa Kapuk – Bertugas membantu Kepala Desa dalam menyusun perencanaan dan dokumentasi seluruh tahapan pembangunan koperasi, serta memastikan semua administrasi terkait berjalan dengan lancar.
4. Konsultan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (KDKMP) – Tim konsultan ini memberikan dukungan teknis dan materiil dalam merancang struktur organisasi serta program kerja koperasi agar sesuai dengan standar nasional dan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
5. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bapak Agus – Sebagai perwakilan rakyat desa, beliau menjamin bahwa pengelolaan koperasi nantinya akan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat luas dan melalui mekanisme yang transparan serta demokratis.
6. Para Kepala Dusun dan Rukun Tetangga (RT) se-Desa Kapuk – Mereka menjadi ujung tombak dalam menyebarkan informasi tentang koperasi kepada setiap keluarga di wilayah masing-masing, serta mengajak warga untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan koperasi.
7. Tokoh-tokoh Masyarakat Desa Kapuk – Tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh dan penghormatan tinggi di kalangan warga turut memberikan dukungan moral dan menjadi penengah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang mungkin muncul selama proses pembangunan dan pengelolaan koperasi.
8. Babinsa Desa Kapuk – Sebagai penghubung antara TNI dengan masyarakat desa, Babinsa turut berperan dalam menjaga keamanan lokasi pembangunan dan membantu koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat.
9. Babinkamtibmas Desa Kapuk – Tim keamanan dan ketertiban masyarakat dari pihak kepolisian turut hadir untuk memastikan acara berjalan dengan lancar dan kondusif, serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan dalam setiap aktivitas pembangunan.
10. Babinkamtimas Desa Kapuk – Perwakilan dari dinas terkait yang menangani masalah-masalah sosial dan kemasyarakatan turut memberikan dukungan dalam hal penyusunan program koperasi yang ramah terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan kaum perempuan.
11. Ratusan Warga Desa Kapuk Sekitarnya – Banyak warga yang datang dengan antusias untuk menyaksikan langsung momen awal pembangunan koperasi yang mereka nantikan. Beberapa di antaranya bahkan telah menyatakan minat untuk menjadi anggota koperasi dan mengembangkan usaha mereka bersama.
Dalam acara tersebut, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah desa, pengelola koperasi yang akan dibentuk, dan pihak terkait mengenai komitmen dalam menjalankan dan mengembangkan koperasi. Selain itu, para hadirin juga melakukan pemandangan bersama lokasi pembangunan dan membahas secara langsung beberapa detail teknis mengenai desain bangunan serta jadwal pelaksanaan pembangunan yang diharapkan dapat selesai dalam waktu yang telah ditentukan.
Koperasi Desa Merah Putih yang sedang dibangun ini direncanakan akan memiliki beberapa unit usaha utama, antara lain unit perdagangan hasil pertanian dan perikanan lokal, unit produksi dan pemasaran kerajinan tangan, serta unit simpan pinjam yang akan membantu warga dalam mengakses modal usaha dengan bunga yang terjangkau. Dengan adanya koperasi ini, diharapkan Desa Kapuk dapat semakin mandiri dan berkembang menjadi contoh desa yang berhasil mengelola potensi lokalnya untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakatnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu tokoh agama di Desa Kapuk, di mana seluruh hadirin berdoa agar pembangunan koperasi berjalan dengan lancar tanpa hambatan, dan koperasi yang akan dibangun dapat benar-benar memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan dan kemakmuran Desa Kapuk serta seluruh warganya.
Tags
berita





