AIR BELO, MENTOK – BANGKA BARAT – Suasana haru, bahagia, dan penuh semangat kebersamaan tampak begitu kental menyelimuti Desa Air Belo, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi. Bertempat di halaman belakang Masjid Nurul Islam, puluhan warga dari berbagai kalangan usia bersatu padu, bahu-membahu, dan berjibaku melaksanakan rangkaian kegiatan penyembelihan hewan qurban dengan penuh kekompakan dan khidmat, Rabu (27/05/2026).
Kegiatan rutin tahunan yang telah menjadi tradisi turun-temurun di desa ini berlangsung sangat meriah. Antusiasme luar biasa tidak hanya ditunjukkan oleh para panitia pelaksana yang sibuk mengatur alur kerja, tetapi juga oleh masyarakat yang hadir menyaksikan dan turut membantu demi kelancaran ibadah qurban tersebut. Kegotongroyongan yang terjalin menggambarkan eratnya persaudaraan antarwarga dalam melaksanakan perintah agama sekaligus berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Sesuai informasi resmi yang disampaikan oleh ketua panitia pelaksana Qurban Masjid Nurul Islam H.Taufan , jumlah hewan qurban yang berhasil dikumpulkan dan disembelih tahun ini mencapai angka yang sangat membanggakan dan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun rinciannya adalah sebanyak 7 ekor sapi dewasa dan sehat dengan jumlah daging 517 KG, serta 7 ekor kambing, sehingga total ada 14 ekor hewan qurban yang dikurbankan atas nama para donatur dan masyarakat yang telah menitipkan qurbannya di masjid ini.
"Luar biasa kepercayaan masyarakat tahun ini. Kami ucapkan terima kasih banyak kepada para muzakki yang telah beramal dan menitipkan qurbannya kepada kami. Ada 7 sapi dan 7 kambing yang kami proses hari ini, semuanya dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat," ungkap salah satu pengurus Masjid Nurul Islam di sela-sela kesibukan.
Lokasi pelaksanaan penyembelihan tetap berada di tempat yang sama persis seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni di area belakang masjid. Lokasi ini memang telah disiapkan sedemikian rupa, bersih, dan memadai, sehingga menjadi pusat kegiatan sosial keagamaan warga setempat setiap kali momen hari besar Islam tiba. Tata cara penyembelihan pun dilakukan sesuai syariat dan ketentuan kesehatan hewan yang berlaku.
Menurut keterangan panitia, tujuan utama pelaksanaan qurban ini adalah untuk pemerataan rezeki. Oleh karena itu, seluruh daging hasil penyembelihan ke-14 hewan tersebut nantinya akan dipotong, dikemas, dan dibagikan secara merata, adil, dan menyeluruh kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Air Belo, tanpa terkecuali. Mulai dari kaum dhuafa, anak yatim, hingga warga umum akan mendapatkan bagiannya. Pembagian paket daging qurban ini akan dilakukan segera setelah seluruh rangkaian proses penyembelihan, pemotongan, dan pembersihan selesai dilaksanakan sepenuhnya.
Bagi masyarakat Desa Air Belo, tradisi qurban ini bukan hanya sekadar ibadah ritual semata, melainkan menjadi bukti nyata bahwa rasa persaudaraan, kepedulian, dan budaya saling berbagi telah mengakar kuat dan terus dijaga kelestariannya di tengah masyarakat. Semangat berbagi ini diharapkan dapat membawa keberkahan, kemajuan, dan keharmonisan yang abadi bagi warga Desa Air Belo. (J)
Tags:
Berita

