Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
Breaking News Memuat berita...

Publik Geram! Kasus 10 Ton Timah Libatkan Aiptu BSK, Kapan Status Hukumnya Diumumkan?


Pangkalpinang - Sepekan telah berlalu namun sampai saat ini kasus upaya penyelundupan 10 Ton Timah Balok yang melibatkan Sopir Dump Truck Ferdy dan oknum anggota Polri Basuki belum ada pernyataan resmi dari Pihak Polres Pangkalpinang. 

Ada apa dan kenapa hingga saat ini kasus tersebut yang viral dalam pemberitaan melibatkan oknum Basuki belum ada kejelasan status hukumnya terhadap oknum Basuki?! 
Publik juga meminta agar pihak Polres Pangkalpinang berlaku adil dalam menegakkan kebenaran dan jangan ada ketimpangan hukum antara Sang Sopir dan Basuki! Publik juga meminta agar pihak Polres segera lakukan konferensi pers agar bisa mengetahui pasti sampai sejauh mana penanganan serta keterlibatan terhadap oknum anggota Basuki tersebut!! 

Dalam pemberitaan sebelumnya di beberapa media ada menyebutkan jika
Basuki sudah kabur keluar Bangka, Aset berharga berupa beberapa mobil mewah tak ada lagi di kediamannya alias sudah dipindahkan ketempat aman guna menghindari penyelidikan. Ferdy selaku sopir dump truck ditetapkan tersangka utama dalam kasus upaya penyelundupan 10 Ton Timah Balok ke luar Pulau Bangka. Bb 10 Ton Timah Balok telah diserahkan kepada PT Timah melalui Satgas, sementara pengakuan dari Kasi Humas Polres Pangkalpinang menyebutkan 10 Ton Timah Balok beserta Dump Truck diamankan di Polres Pangkalpinang. 

Sumber Internal dari pihak kepolisian  beberapa hari lalu kepada Tim mengatakan selain Aiptu Basuki ada juga aparat Kepolisian lainnya yang terlibat dalam upaya penyelundupan 10 Ton Timah Balok tersebut. 

Tak hanya dari sumber internal, beberapa warga sekitar yang berada di Jalan Kampak Kulan Pangkalpinang, sebut saja ANR mengatakan Basuki merupakan pemain lama didunia Timah Balok dan kebanyakan yang bekerja adalah warga sekitar Rumah Basuki. 

"Pemain lama Basuki ini dan kebanyakan yang kerja sama Basuki ini warga sekitar rumahnya. Selain itu juga ada Bos nama AG.P yang juga rekan kerja Basuki dalam usaha timah balok tersebut," kata ANR. 

"AG.P ini rumahnya tak jauh dari rumah Basuki. Sebelum tertangkapnya Ferdy, Rumah AG.P dan rumah Basuki ini sering kedatangan AL dan anggota Polisi namun sekarang ini rumah Basuki sepi dan bahkan 10 kendaraan mewah lainnya telah disembunyikan dilain tempat setelah adanya penangkapan Ferdy Rabu malam," ujarnya, Sabtu (04/04/2026). 

"AG.P ini rekannya Aiptu Basuki dan baru saja selesai bangun rumah. AG.P ini setahu ku tugasnya melakukan eksekusi penerimaan dana di Jakarta setelah pengiriman berhasil dilakukan. Selain itu para pekerja Basuki dan AG.P dalam sebulan sudah terbeli mobil, motor bahkan rumah," tuturnya. 

Tak hanya ANR, publik khususnya masyarakat Pangkalpinang menantikan kepastian dari kejelasan kasus 10 Ton Timah Balok tersebut yang melibatkan Sang Aiptu Basuki yang hingga saat ini masih sebatas pemeriksaan, publik pun pastinya bertanya apakah pihak Polres telah melakukan penyelidikan di rumah basuki baik mengenai harta kekayaan yang didapat basuki dari pangkat Aiptu yang memiliki beberapa mobil mewah dan juga usaha warkop di Jalan Kampak. 

Jika ditilik dari usaha warkop dan dari gaji apakah bisa memiliki puluhan mobil dan rumah mewah yang saat ini rumah tersebut sepi tiada penghuni sama sekali sejak tertangkapnya Ferdy beserta 10 Ton Timah Balok tersebut. (Tim SMSI Bangka Barat)
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak